Kamis, 26 Mei 2011

Benar Mereka Tunarungu,,,Tapi Bukan Tunakarya

Foto ini saya ambil pada saat ada acara Teater Anak Jalanan di Universitas Malang, pada tanggal 13 Mei 2011, mungkin sekitar jam 20.00 WIB
Saat sahabat semua melihat fot di atas, kira-kira apa yang ada di benak sahabat semua..?
Apakah sahabat menganggap bahwa itu hanyalah foto sekelompok anak muda yang senang menari, tidak lebih dan tidak kurang hanya itu...
Tapi bagaimana jika saya menambahkan keterangan bahwa sekelompok anak muda tersebut adalah penderita TUNARUNGU....
 Sekarang kira-kira apa yang ada di dalam pikiran sahabat semua..?
Saat saya melihatnya untuk pertama kali, sungguh saya sangat terkejut, saya sangat kagum dan saya merasa sangat kecil dibandingkan dengan mereka yang ada di panggung pada saat itu..
Bagaimana saya tidak terkejut, jika mereka yang tunarungu. Tentunya tidak bisa mendengar, bagaiamana bisa mereka menghasilkan karya berbentuk tarian dengan diiringi lagu-lagu...
Bagaimana saya tidak kagum, mereka tentunya sudah bekerja keras untuk menampilkan sebuah karya yang mungkin menurut kita biasa-biasa saja, tapi untuk mereka memerlukan pengorbanan yang luar biasa..
Dan bagaimana saya tidak merasa kecil, karena dengan melihat mereka yang mungkin harus berlatih mati-matian untuk memadukan gerakan tari dengan musik. Di saat yang lain saya tidak pernah menampilkan sesuatu yang terbaik dari diri saya untuk saya bagikan kepada orang yang lain. Saya hanya berpikir bagaimana saya terlihat baik di hadapan orang lain, bukan bagaimana orang lain melihat diri saya di hadapan atau di belakang mereka....
Saya terlalu sibuk untuk memikirkan diri kita sendiri, sampai kita melupakan orang lain...
Tentulah saya merasa kecil dibandingkan dengan mereka yang memiliki hati yang besar untuk menerima keadaan dirinya lalu memberikan apapun yang sanggup mereka berikan dengan seluruh kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki...
Sahabat, di sekitar kita banyak sekali pelajaran-pelajaran tentang kehidupan jika kita tidak menutup mata, menutup telinga dan menutup diri kita dari semua hal tersebut...
Lihatlah mereka yang serba kekurangan, lihatlah mereka yang tidak berkecukupan, lihatlah mereka yang mengulurkan tangan. Contohya para Tunarungu di atas, mereka mengalami kekurangan dari segi pendengaran dan dari segi berbicara. Tapi mereka masih mampu untuk menghasilkan sebuah karya, yang bagi ukuran mereka adalah karya yang sangat luar biasa. Dan bagi kita yang mampu merasakan emosi mereka, tentu itu adalah hasil dari kerja keras mereka sehingga menghasilkan karya yang sangat luar biasa...
Sahabat, yakinlah bahwa kita semua memiliki potensi yang akan berguna bagi orang lain. Jangan pernah merasa bahwa diri kita ini hanya akan menjadi orang yang gagal, hanya akan menjadi orang yang membebani, dan hanya akan menjadi orang yang tidak berguna...
Siapapun kita, seperti apapun keadaan kita, dan seperti apapun keterbatasan yang menghalangi kita semua. Tetap yakinkanlah diri kita, bahwa ada sebuah potensi, ada sebuah kelebihan dan ada sebuah keunggulan yang ada di dalam diri ini yang tidak dimiliki oleh orang lain selain kita, dan oleh karenanya hal itu patut untuk kita perjuangkan...
Sahabat, tetaplah maju menjadi insan yang dapat berguna kepada diri ini, kepada orang tua, dan kepada lingkungan kita. Tataplah masa depanmu sebagai sebuah karunia bukan sebagai sebuah neraka kehidupan, tumbuhlah dan berkembanglah dengan tetaplah menjadi diri kalian sebagai mana apa adanya...
Rasa kagum saya kepada teman-teman Tunarungu dari Yogyakarta, yang telah menunjukkan kepada saya bahwa kekurangan bukanlah hambatan, tapi sebuah tantangan yang menunggu untuk diselesaikan...Tetap Semangat Ya Sahabatku.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar